Sebagai agenda tahunan, Cheerleading Association of Thailand kembali menyelenggarakan Asian-Thailand Cheerleading Invitational tahun 2011, di Nimbutr National Stadium, Bangkok, Thailand, pada tanggal 17-18 September 2011. Pada kesempatan kali ini, ICC mengirimkan 2 tim yakni tim ICC HEROES dari Surabaya serta tim SPARKLE (SMA 3 Jakarta), yang keduanya bertanding di kategori “Cheerleading International Open”, bersama tim lain dari Jepang, Singapore, Hong Kong, Chinese Taipei, serta tuan rumah Thailand. Selain kategori tersebut, ada beberapa kategori lain yang dipertandingkan, yakni “Cheerleading Age 3-7″, “Cheerleading Age 7-12″, “Cheerleading Age 12-18″, “Cheerleading Age Above 18″, serta kategori Partner Stunt dari berbagai kategori usia.
Walaupun dengan dukungan dan dana yang minim, namun dengan tekad kuat dan persiapan matang, tim HEROES kebanggan Surabaya pun berangkat ke Bangkok, dan berhasil menampilkan yang terbaik, dengan total skor 254,5 dan menempati peringkat ke-4 dalam kategori “Cheerleading International Open”, di bawah Jepang, Singapore, Thailand dan Chinese Taipei.
Tim SPARKLE dari SMA 3 Jakarta sendiri tampil tanpa beban dalam kompetisi ini, mengingat mereka tampil dalam kategori tim Umum, sementara mereka adalah tim SMA. Berhasil tampil rapi, SPARKLE menduduki peringkat ke-5 dengan total skor 229, di atas tim Hong Kong di peringkat ke-6 dengan skor 183.
Hasil selengkapnya ATCI 2011 dapat dilihat disini KLIK DISINI
Sekali lagi, Indonesia mampu untuk mengirimkan putra putri terbaiknya untuk bertanding dalam kompetisi Internasional seperti ATCI ini, dan tentu saja ini sedikit banyak akan memberi ilmu dan pengalaman yang sangat berarti, sehingga akhirnya nanti mampu meningkatkan kualitas tim Cheerleading di Indonesia.
Foto-foto selengkapnya bisa dilihat di Album Facebook ICC KLIK DISINI
Cheerleading World Championship (CWC) adalah Kejuaraan Dunia Cheerleading yang diselenggarakan oleh IFC (International Federation of Cheerleading) setiap 2 tahun sekali, dan merupakan ajang kompetisi Cheerleading terbesar di dunia, yang diikuti oleh tim Cheerleading dari seluruh penjuru dunia.
Tahun 2011 ini adalah kali ke-enam CWC diselenggarakan, dan pada kali ini pula Indonesia mengirimkan tim Nasional Cheerleading untuk berpartisipasi dalam kategori CHEER MIXED dan GROUP STUNT MIXED. CWC 2011 diselenggarakan di Hong Kong Coliseum, Hong Kong, pada tanggal 26-27 November 2011.
Ke-17 atlit anggota timnas Cheerleading Indonesia adalah:
1. Ami Sulistyo
2. Pleti Junias
3. Mafiez Ramadhan
4. Novan Jeremy
5. Muhammad Asyari
6. Luky Andry Kurniawan
7. Timotius Ardi Kurniawan
8. Henry Timothy M.
9. Prima Gerhard
10. Larasati
11. Lusianawati
12. Silvia Windy
13. Frida Dini Cahya Asih
14. Anis Dewi Febriyanti
15. Antonia Maria
16. Zabine Prasetiawani
17. Katia Brestafira
Persiapan timnas Cheerleading Indonesia untuk mengikuti kejuaraan ini tidaklah mudah. Audisi diselenggarakan sejak Oktober 2010, hingga akhirnya terpilih anggota tim pada bulan Maret 2011, kendati kemudian mengalami beberapa perubahan hingga fix pada bulan September 2011. Pendanaan juga menjadi masalah besar bagi tim Indonesia, mengingat biaya yang dibutuhkan untuk tiket pesawat dan penginapan di Hong Kong cukup mahal. Beruntung, timnas mendapat bantuan dana dari sponsor, yakni GARUDA INDONESIA, TELKOM SPEEDY, dan PRECISE, serta juga mendapat dukungan dari pihak Konsulat Jenderal RI di Hong Kong. Kendati demikian, dana yang terkumpul masih kurang dan sisanya pun ditutupi dari uang pribadi masing-masing anggota tim.
Dalam kategori yang paling bergengsi, yakni kategori CHEER MIXED, tim Indonesia sejak awal sudah mempunyai “strategi” dan “target” tersendiri menghadapi tim-tim lain yang kita sudah tahu persis kekuatannya. Tim Jepang, Thailand, Singapore dan Chinese Taipei, rasanya masih sangat jauh lebih baik dibanding tim Indonesia, sehingga kita pun tidak mentargetkan untuk bisa mengalahkan mereka. Sebaliknya, tim China dan Hong Kong yang relatif masih baru terbentuk, tampaknya dapat kita ungguli. Sementara itu, yang menurut target masih sejajar kekuatannya adalah tim dari negara-negara Eropa seperti Rusia dan Jerman, serta Philipines dan negara-negara Amerika Latin. Berdasarkan pengamatan dari kejuaraan dunia sebelumnya, tim Eropa cenderung untuk menampilkan rutin dengan teknik yang sulit, namun tidak begitu memperhatikan kerapian, sinkronisasi, speed, serta overal evaluation. Hal tersebut lah yang kemudian menjadi dasar “strategi” bagi timnas Indonesia, yakni dengan menampilkan rutin yang lebih sederhana, namun tampil rapi, sinkron, sharp, dan dengan speed dan transisi yang cepat.
Terbukti, strategi ini akhirnya berhasil mengantakan tim Indonesia meraih peringkat ke-6 dalam kategori CHEER MIXED, melampaui tim Jerman, Rusia, Hong Kong dan China. Sementara peringkat 1 sampai 5 secara berturut-turut adalah Jepang, Thailand, Philipinnes, Singapore, dan Chinese Taipei.
Tim yang paling membuat kejutan dalam kategori CHEER MIXED tahun ini adalah tim PHILIPINNES, yang di luar dugaan semua orang mampu meraih peringkat ke-3. Dalam dua hari kompetisi, tim PHILIPINNES mampu tampil bersih dan rapi, walaupun skill yang ditampilkan tidak sesulit 2 tim di bawahnya, yakni Singapore dan Chinese Taipei — strategi yang sama yang ditempuh oleh tim Indonesia.
Momen menarik lainnya adalah penampilan tim All-Female Jepang dalam kategori CHEERLEADING ALL-FEMALE. Tim All-Female Jepang tampil dengan sangat rapi, sangat sinkron, teknik yang sempurna, dan bahkan mendapat skor lebih tinggi dibanding tim Mixed Jepang. Seisi Hong Kong Coliseum dibuat tidak berhenti berteriak dan bertepuk tangan menyaksikan penampilan tim Jepang All-Female yang nyaris sempurna pada hari pertama. Sungguh suatu kebanggaan dan pengalaman tersendiri untuk dapat menyaksikan, mungkin, rutin terbaik yang pernah ditampilkan oleh sebuah tim Cheerleading selama ini! Bayangkan saja, skor hari pertama mereka adalah 272,5 poin! Jauh di atas tim Mixed Jepang yang “hanya”260,5.
Berikut selengkapnya peringkat akhir dalam kategori Cheer MIxed CWC 2011:
Di kategori GROUP STUNT MIXED, tim Indonesia pada awalnya bermaksud menurunkan 2 tim, namun salah seorang top person mengalami cedera ankle, 2 minggu sebelum keberangkatan, sehingga akhirnya diputuskan untuk mengirimkan 1 tim Group Stunt saja, yang tidak lain beranggotakan sebagian dari tim Cheer Mixed, yakni Ami Sulistyo, Pleti Junias, Mafiz Ramadhan, Frida Dini Cahya Asih, dan Katia Brestafira.
Dalam kategori ini, tim Indonesia sama sekali tidak mentargetkan apa-apa, karena paham betul kekuatan tim lawan yang cukup jauh unggul dalam hal Partner Stunt dan Group Stunt. Kendati demikian, harapan tim Indonesia untuk tampil rapi akhirnya tercapai dengan sukses, dan berhasil meraih peringkat ke-13 dari 16 tim peserta, mengungguli tim Ecuador, Hong Kong, dan China.
Walau hanya menempati urutan ke-6 dalam kategori CHEER MIXED, yang merupakan kategori yang paling bergensi, namun ini adalah hasil terbaik yang bisa diberikan Indonesia, bahkan di atas target sebelumnya urutan ke-8. Secara keseluruhan, perjalanan tim Nasional Indonesia dalam CWC 2011, sejak persiapan hingga pulang, menjadi satu pelajaran dan pengalaman yang sangat berharga, dengan berbagai cobaan dan hambatan yang dialami, dan semoga kesemuanya dapat dibaktikan sepenuhnya untuk kemajuan dunia Cheerleading Indonesia.
Cheerleading World Championship telah diselenggarakan sebelumnya sebanyak 5 (lima) kali:
1st CWC : 18-19 November 2001 di Tokyo, Jepang
2nd CWC :15-16 November 2003 di Manchester, UK
3rd CWC :5-6 November 2005 di Tokyo, Jepang
4th CWC :17-18 November 2007 di Helsinki, Finland
5th CWC :28-29 November 2009 di Bremen, Germany
Kejuaraan antar tim “Cheerleading Asia International Open Championship 2011″, atau biasa disingkat CAIOC, kembali digelar oleh FJCA dan IFC, kali ini untuk kelima kalinya, di Yoyogi National Stadium, Tokyo Japan.
Untuk tahun ini, Indonesia mengirim 2 tim, yakni Juara Cheerleading Kategori SMA dalam NCC 2011, yakni tim GAZELLES dari SMA 82 Jakarta, serta Juara Group Stunt All-Girl dalam NCC 2011, yakni RED NAILS, dari Jakarta.
Hasil Lengkap Kompetisi:
Division 1. OVERALL (Top 5) [Combined Score]
1st – Baika Women’s University – RAIDERS, Osaka [515.5]
2nd – Teikyo University – BUFFALOS, Tokyo [456.5]
3rd – Japan Women’s College of Physical Education – TOMBOYS, Tokyo [439.5]
4th – Nihon University – DIPPERS Tokyo [438]
5th – Dhurakijpundit University – THAI DPU, Thailand [416]
Division 1. INTERNATIONAL TEAMS (Top 5)
1st – Cheerleading Association of Thailand – THAI DPU, Thailand
2nd – Chinese Taipei – TUNGNAN UNIVERSITY, Chinese Taipei
3rd – Chinese Taipei – Taipei Physical Education College (TPEC), Chinese Taipei
4th – Indonesian Cheerleading Community – GAZELLES, Indonesia
5th – Korea Cheerleading Federation – ANIMA, Korea
Division 2. (Top 3)
1st – Baika Women’s University – RAIDERS, Osaka
2nd – Teikyo University – BUFFALOS.A, Tokyo
3rd – Teikyo University – BUFFALOS.B, Tokyo
Group Stunts. ALL FEMALE (Top 5)
1st – Baika Women’s University – RAIDERS.B, Osaka
2nd – Baika Women’s University – RAIDERS.A, Osaka
3rd – Setagaya Cheerleading J-club – BRONCOS, Tokyo
4th – Baika Women’s University – RAIDERS.C, Osaka
5th – Kansai Gaidai University – PYRATES, Osaka
Group Stunts. MIXED (Top 5)
1st – Cheerleading Association of Thailand – THAI DPU, Thailand
2nd – Federation of Cheerleading (Singapore) – TEAM LIONS, Singapore
3rd – Chinese Taipei – Taipei Physical Education College-A (TPEC-A), Chinese Taipei
4th – Chinese Taipei – Taipei Physical Education College-B (TPEC-B), Chinese Taipei
5th – Chinese Taipei – TUNGNAN UNIVERSITY, Chinese Taipei
Untuk kedua kalinya, Thailand Federation of Cheerleading (TFC) menyelenggarakan Asian-Thailand Cheerleading Invitational, kejuaraan Cheerleading yang diikuti oleh tim-tim di Thailand, serta tim-tim tamu dari negara tetangga Asia. Untuk kompetisi tahun 2010 ini, peserta datang dari Jepang, Chinese Taipei, Singapore, Philipinnes, dan tentu saja, tim ICC All-Stars dari Indonesia.
Untuk keempat kalinya berturut-turut, ICC mengirim tim Cheerleading untuk berpartisipasi dalam Cheerleading Asia Open Championships (CAIOC) digelar oleh FJCA di Tokyo, Jepang. Invitasi Cheerleading Internasional ini berlangsung tanggal 14-15 Mei 2010 di Yoyogi National Gymnasium, Tokyo, Jepang.
Setelah 3 tahun sebelumnya diikuti oleh tim ICC All-Stars, untuk tahun ini tim yang dikirim adalah tim GAZELLES (SMA 82 Jakarta) dan Partner Stunt BLITZER (SMA 2 Bekasi) sebagai juara Kategori SMA dan Partner Stunt All-Female dalam NCC 2010. Ini merupakan salah satu tonggak bersejarah dalam dunia Cheerleading Indonesia, dimana untuk pertama kalinya tim SMA Indonesia mengikuti kompetisi Cheerleading di luar negeri. Dengan mengirim bibit-bibit muda ini, diharapkan regenerasi dalam dunia Cheerleading Indonesia berjalan dengan baik, karena generasi muda memiliki masa depan yang lebih panjang.
GAZELLES dari SMU 82 Jakarta, yang merupakan tim All-Female satu-satunya dalam kategori tim Internasional, berada dalam satu divisi dengan tim-tim papan atas, seperti CMIT dari Chinese Taipei, NTU Aces dari Singapore, dan Vanquish dari Thailand. Selain itu pula, Gazelles adalah satu-satunya tim tingkat SMA, dimana tim lainnya adlaah tingkat Universitas atau klub. Notabene, sejak awal tim Gazelles tidak memasang target untuk juara, dan semata-mata hanya untuk berburu ilmu dan pengalaman yang didapat dalam mengikuti kompetisi ini. Kendati demikian, Gazelle mendapat banyak pujian dan acungan jempol, terutama dari tim luar negeri lainnya, karena tidak banyak tim All-female di negara mereka, dan mereka sangat salut dengan apa yang dipertunjukkan oleh Gazelles kendati mereka tim All-Female tingkat SMA.
Sementara itu, Partner Stunt All-Female BLITZER dari SMA 2 Bekasi, berada dalam satu divisi bersama tim Mixed yang tidak kalah hebatnya, seperti CMIT dan TPEC dari Chinese Taipei, dan tim Vanquish dari Thailand. Pada akhir hari kedua, tim Partner Stunt BLITZER berhasil meraih peringkat ke-4 dari 6 peserta, di atas Tim TETCHEER dari Kazakshtan dan tim Capitol University dari Philippines.
Di atas segalanya, sekali lagi, prestasi bukanlah target dari keikutsertaan GAZELLES dan BLITZER dalam CAIOC 2010 kali ini, karena sebelum berangkat pun sudah paham betul tentang kekuatan tim-tim lawan yang sudah memulai Cheerleading belasan tahun lebih dahulu dibanding Indonesia. Pengalaman dan bekal ilmu, adalah target utama kedua tim Indonesia tersebut, dan tampaknya itu semua mereka peroleh dengan baik selama kunjungan 5 hari di Tokyo tersebut.
Selamat untuk GAZELLES dan BLITZER atas segala kerja keras dan pencapaian yang telah diraih, dan semoga ilmu yang diperoleh dapat digunakan sepenuhnya untuk kemajuan dunia Cheerleading Indonesia. GFW!
Sebagai agenda tahunan, IFC dan AFC menyelenggarakan Annual General Meeting (AGM) 2010, yang berlangsung di Hong Kong, pada hari Minggu, 28 Maret 2010. AGM adalah pertemuan tahunan yang dihadiri oleh seluruh anggota IFC, yang kali ini membahas beberapa langkah strategis yang akan ditempuh IFC dalam menjadikan Cheerleading sebagai cabang olah raga di dunia.
Dalam pertemuan ini juga dipilih kepengurusan IFC untuk periode 2010-2011, sebagai berikut:
President: Setsuo Nakamura (Japan)
Senior Vice President: Lyudmila Zueva (Russia)
Vice President: Robert Huber (Germany)
Director: Stephanie French (USA)
General Secretary: Danny Yen Ho Yin (Hong Kong)
Treasurer: Noralma Endara (Ecuador)
Legal Officer: Michel Daum (France)
Dalam rapat yang juga dihadiri oleh presiden ICC sebagai perwakilan dari Indonesia ini, juga di-review tentang kesuksesan penyelenggaraan World Cheerleading Championship 2009 di Bremen, German, beberapa waktu yang lalu, serta laporan sukses dari Pan-American Federation of Cheerleading (PFC), yang berkat bantuan IFC, telah cukup sukses untuk mempromosikan Cheerleading kepada negara-negara di kawasan Amerika Latin.
Sebagai agenda dua tahunan, IFC menyelenggarakan Cheerleading World Championship 2009 (CWC 2009), yang tahun ini akan diselenggarakan di Bremen, Jerman, pada tanggal 28-29 November 2009. Menurut rencana, kompetisi bergengsi ini akan diikuti oleh 11 negara Asia, 8 Negara Eropa, serta 2 negara Pan-America.
Indonesia juga turut serta dalam event ini, dengan mengirimkan satu Stunt Group All-Female. Selain itu juga seorang dari ICC akan menjadi juri dalam event ini. Baca Selengkapnya >>
TFC (Thailand Federation of Cheerleading) bersama dengan AFC (Asian Federation of Cheerleading) bekerjasama menyelenggarakan kompetisi tingkat internasional pertama di Thailand, yakni Asian-Thailand Cheerleading Invitational 2009, yang mengundang tim dari Singapore, Jepang, Filipina, dan sebagainya.
Kompetisi ini direncakan berlangsung tanggal 19-20 September 2009 di National Stadium, Bangkok, Thailand, dan merupakan kompetisi terbesar sepanjang sejarah Cheerleading di Thailand.
Turut diundang sebagai juri dalam kompetisi ini adalah perwakilan dari ICC, Oki, serta 4 juri Internasional lainnya, dari Jepang, Filipina, Chinese Taipei, dan dari Thailand.
Thailand Federation of Cheerleading menyelenggarakan Pelatihan Cheerleading bagi para pelatih, yang berlangsung di kompleks National Stadium, Bangkok, Thailand, pada tanggal 4-6 September 2009 yang lalu. Ini adalah pelatihan serupa seperti yang diselenggarakan ICC pada bulan Desember 2008 yang lalu.
Dalam pelatihan ini, 2 orang wakil dari ICC, Oki dan Anon, diundang untuk menjadi Instruktur, bersama dengan 2 orang dari FJCA (Japan), Ayako dan Junko, serta 1 orang dari TFC sendiri yakni Rapeepong.
Ada 32 peserta dalam pelatihan ini, dan diantaranya 7 orang dinyatakan lulus dan berhak mengantungi sertifikat Class I, sebagai sertifikat pelatih Cheerleading internasional sesuai standar IFC.
Sebagai agenda tahunan, Foundation of Japan Cheerleading Association (FJCA) mengadakan Summer Camp 2009, yakin pelatihan Cheerleading bagi 2000 lebih Cheerleader Jepang, di 6 tempat berbeda di Jepang, mulai tanggal 30 Juli hingga 14 Agustus 2009. Beberapa instruktur dari luar negeri didatangkan, antara lain dari Chinese Taipei, Thailand, Filipina, dan juga dari Indonesia, yakni Anon Raras Mitayani, pelatih sertifikat Class II, yang juga pelatih tim Gazelles (Juara NCC 2008), PKC dan Sixers. Tunggu laporan selengkapnya segera!